Agama

As-Sunnah Sumber Hukum Islam Kedua

As-Sunnah Sumber Hukum Islam Kedua

As-Sunnah Sumber Hukum Islam Kedua

As-Sunnah

Selain Al-Qur’an sebagai sumber hukum islam, As-Sunnah adalah salah satu sumber hukum islam yang disepakati oleh para ulama fuqaha. Secara etimologi sunnah adalah sesuatu yang sudah biasa dilakukan. Penggunaan kata sunnah dalam arti ini terlihat dalam sabda Nabi SAW:

من سن سنة حسنة فله اجرهاواجرمن عمل بها ومن سن سنة سيئة فعليه وزرها ووزرمن عمل بها الى يوم القيامة

Siapa yang membuat sunah yang baik maka baginya pahala serta pahala orang yang megerjakannya dan barang siapa yang membuat sunah yang buruk, maka baginya siksaan serta siksaan orang yang mengerjakannya sampai hari kiamat.

Sunnah dalam istilah ulama ushul

adalah:”apa-apa yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, baik dalam bentuk ucapan, perbuatan, maupun pengakuan dari sifat Nabi”. Dan menurut ulama fiqh aadalah:”sifat hukum bagi suatu perbuatan yang dituntut melakukannya dalam bentuk tuntutan yang tidak pasti” dengan pengertian diberi pahala orang yang melakukannya dan tidak berdosa orang yang tidak melakukannya. Perbedaan pengertian disini karena mereka beerbeda dalam segi peninjauan.

Semua ulama Ahl al-Sunah baik dari kalangan ahli fiqh, ushul fiqh mauoun ulama ahli hadis sepakat mengatakan bahwa kata sunah atau hadis itu hanya merujuk kepada dan berlaku untuk Nabi dan tidak digunakan untuk selain Nabi. Alasannya aadalah kerena beliau sendirilah yang dinyatakan sebagai manusia yang ma’shum (terpelihara dari kesalahan, dan karena hanyalah beliau yang merupakan sumber teladan sehingga apa yang disuahkannya mengikat seluruh umat Islam.

Baca Juga: