Ingkar Sunnah Sekarang

Ingkar Sunnah Sekarang

Agama

Ingkar Sunnah Sekarang   Sesudah Abad Ke-2 H Sesudah abad kedua hijri, tidak ada catatan sejarah yang meyebutkan kelompok muslimin mana yang menolak hadits. Sedang meraka yang menolak hadits tempo dulu, tepatnya pada abad kedua hijri, sudah tidak ada lagi. Sesudah abad kedua itu, sampai kira-kira sebelas abad berikutnya tidak kedengaran ada yang menolak sunnah.

Pembahasan Seputar Ingkar Sunnah

Pembahasan Seputar Ingkar Sunnah

Agama

Pembahasan Seputar Ingkar Sunnah Pengertian Ingkar Sunnah Ingkar sunnah terdiri dari dua kata yaitu ingkar dan sunnah. Menurut bahasa artinya “menolak atau mengingkari “ingkar ingkar” ingkar berasal dari akar kata bahasa arab yang mempunyai beberapa arti diantaranya” tidak mengikuti dan tidak menerima baik dilisan dan dihati, (antonym kata la-Irfan, dan menolak apa yang tidak tergambarkan

Beragam Ingkarussunnah Dahulu

Beragam Ingkarussunnah Dahulu

Agama

Beragam Ingkarussunnah Dahulu   Dimuka telah di singgung bahwa memakai al-Qur’an saja dan menolak sunnah suatu hal yang tidak mungkin dan mustahil pula mengaku sebagai muslim yang taat, tetapi mengingkari kehujjahan sunnah. Namun demikian dan sementara orang yang kurang memahami masalah ini. Bahkan pada masa sahabat ada pula orang yang kurang memperhatikan kedudukan sunnah sebagai

Kumpulan Doa Sehhari-hari

Kumpulan Doa Sehhari-hari

Agama

Kumpulan Doa Sehhari-hari Doa Masuk Kamar Mandi Atau Toilet اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ Alloohumma Innii a’uudzubika minal khubutsi wal khoaaitsi Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari godaan syetan laki-laki dan syetan perempuan” Doa Istinja اَللّٰهُمَّ طَهِّرُ قَلْبِىْ مِنَ النِّفَاقِ وَحَصِّنْ فَرْخِىْ مِنَ الْفَوَاحِشِ Alloohumma thahhir qolbii minan nifaaqi wa hashshin fajrii minal

Memandikan jenazah dan Menguburkan

Memandikan jenazah dan Menguburkan

Agama

Memandikan jenazah dan Menguburkan Memandikan jenazah Hal ini dapat dilakukan dengan cara Meletakkan janazah pada tempat yang sepi, dan tempatkan pada posisi lebih atas (seperti meletakkanya pada keranda) dan menutup auratnya. Untuk Orang yang memandikan jenazah memposisikan jenazah duduk sedikit miring ke belakang dengan ditopang tangan kanannya, sementara tangan kirinya mengurut bagian perut jenazah dengan

Tata Cara Mensholati Jenazah

Tata Cara Mensholati Jenazah

Agama

Tata Cara Mensholati Jenazah Mensholati jenazah Kewajiban yang ketiga ummat islam yang masih hidup terhadap ummat islam yang sudah meninggal adalah mensholati jenazah, Merupakan fardhu kifayah dalam melakukan sholat jenazah, apabila sudah dikerjakan oleh satu orang maka gugurlah kewajiban itu, namun jika dengan sengaja tidak ada yang mengerjakan maka seluruh ummat islam akan mendapatkan dosa.

MUHARRAM DALAM PANDANGAN ISLAM

MUHARRAM DALAM PANDANGAN ISLAM

Agama

MUHARRAM DALAM PANDANGAN ISLAM Muharram Adalah Bulan Yang Mulia. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu”(QS. At-Taubah : 36)

Keutamaan Puasa di Bulan Muharram

Keutamaan Puasa di Bulan Muharram

Agama

Keutamaan Puasa di Bulan Muharram Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu)

4 Wanita mulia dimata Rasulullah

4 Wanita mulia dimata Rasulullah

Agama

4 Wanita mulia dimata Rasulullah Banyak pandangan berumunculan bahwa wanita dalam Islam dianggap rendah atau tidak berguna. Nyatanya banyak wanita muslimah yang memiliki kedudukan tinggi di mata Allah dan mendapat tempat tersendiri dalam sejarah Islam. Wanita-wanita yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Rasulullah maupun di mata Allah diantaranya: Khadijah binti Khuwailid: Penopang Duka Khairul Anam

Perang Salib

Perang Salib

AgamaPendidikan

Perang Salib     Latar Belakang Masalah Menciptakan perdamaian diantara pluralisme agama dan budaya, memang merupakan cita cita bersama seluruh umat manusia seantero dunia. Karena itu, konsep toleransi sebagai elemen penting dalam masyarakat ideal, selalu menjadi prinsip kebersamaan. Meskipun demikian, fanatisme berlebihan dan loyalitas mendalam terhadap agamanya, sering membuat mati hati umat manusia hingga melupakan