PILIH LMS YANG MANA

PILIH LMS YANG MANA

Pendidikan

PILIH LMS YANG MANA Pada hakekatnya pemilihan LMS disesuaikan dengan kebutuhan dan business process yang ada di sekolah dan universitas masing-masing. Yang fiturnya terlalu sederhana mungkin nggak pas untuk sekolah dan universitas yang ingin menerapkan e-Learning secara penuh. Di lain pihak LMS yang kompleks dan fiturnya banyak belum tentu sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Sistem E-Learning Berbasis OpenSource

Sistem E-Learning Berbasis OpenSource

Pendidikan

Sistem E-Learning Berbasis OpenSource Istilah e-Learning mengandung pengertian yang sangat luas, sehingga banyak pakar yang menguraikan tentang definisi e-learning dari berbagai sudut pandang. Berbagai pengertian tentang e-learning saat ini sebagian besar mengacu pada pembelajaran yang menggunakan teknologi internet.Pengembangan E-Learning saat ini berhubungan dengan pengembangan sistem Learning Management System (LMS). Sering disebut LMS ini disebut dengan

Perumusan tujuan

Perumusan tujuan

Pendidikan

Perumusan tujuan Gambar peta materi akan sangat bermanfaat untuk menentukan tujuan. Setiap ranting dapat dirumuskan menjadi sebuah indikator tujuan yang spesifik. Sedangkan cabang menjadi besaran tujuan tersebut. Tujuan besar (cabang) dapat dicapai dengan memenuhi semua tujuan yang spesifik (ranting). Penyusunan alat evaluasi Setelah merumuskan tujuan, langsung diikuti dengan perumusan alat evaluasi. Alat evaluasi dimaksudkan untuk

Norma sosial

Norma sosial

Pendidikan

Norma sosial Dalam kehidupan bermasyarakat selalu terdapat aturan, kaidah, atau norma, baik yang berupa suatu keharusan, anjuran, atau larangan. Kaidah atau norma yang ada di masyarakat ini merupakan aplikasi atau perwujudan dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat tersebut. Sebagai contoh, di sekolah terdapat norma yang melarang seseorang membuang sampah sembarangan. Dasar dari pembuatan norma ini

Pengertian Identifikasi, Simpati dan Empati

Pengertian Identifikasi, Simpati dan Empati

Pendidikan

Pengertian Identifikasi, Simpati dan Empati Identifikasi merupakan kecenderungan atau keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain (meniru secara keseluruhan). Identifikasi sifatnya lebih mendalam dibandingkan imitasi karena dalam proses identifikasi, kepribadian seseorang bisa terbentuk. Orang melakukan proses identifikasi karena seringkali memerlukan tipe ideal tertentu dalam hidupnya. Contoh identifikasi terdapat pada seorang anak yang mengidolakan ayahnya.

Studikasus perkembangan lingkungan

Studikasus perkembangan lingkungan

Pendidikan

Studikasus perkembangan lingkungan Studikasus Dalam perkembangan lingkungan keamanan internasional saat ini, terorisme menjelma menjadi salah satu bentuk isu keamanan non tradisional yang ditempatkan sebagai ancaman bersama bagi setiap Negara di dunia. Terorisme tidak lagi dipandang sebagai tindak kriminal biasa, atau dikategorikan sebagai ancaman konflik berintensitas rendah yang hanya menjadi domain isu keamanan domestik, tetapi pada

Kepentingan individu untuk mendapatkan rasa aman

Kepentingan individu untuk mendapatkan rasa aman

Pendidikan

Kepentingan individu untuk mendapatkan rasa aman Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu. Individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi individu itu sendiri. Jika individu berhasil dalam memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasa puas dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan ini akan banyak menimbullkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. Umumnya secara

Hakikat Kemiskinan

Hakikat Kemiskinan

Pendidikan

Hakikat Kemiskinan Meski kemiskinan merupakan sebuah fenomena yang setua peradaban manusia tetapi pemahaman kita terhadapnya dan upaya-upaya untuk mengentaskannya belum menunjukan hasil yang menggembirakan. Para pengamat ekonomi pada awalnya melihat masalah kemiskinan sebagai “sesuatu” yang hanya selalu dikaitkan dengan faktor-faktor ekonomi saja. Hari Susanto [2006] mengatakan umumnya instrumen yang digunakan untuk menentukan apakah seseorang atau

Aspek hubungan pribadi

Aspek hubungan pribadi

Pendidikan

Aspek hubungan pribadi Pada aspek ini jumlah yang diberikan sebanyak 30, sedangkan jumlah item yang dicek sebanyak 8 , yaitu: ü  Ceroboh ü  Melupakan seseuatu ü  Malas ü  Tidak cukup serius dalam menanggapi sesuatu ü  Takut membuat kesalahan ü  Kadang-kadang menginginkan saya tidak mau lahir ü  Terganggu oleh mimpi buruk ü  Pikiran tentang bunuh diri

Aspek Keadaan Penghidupan

Aspek Keadaan Penghidupan

Pendidikan

Aspek Keadaan Penghidupan Pada aspek ini jumlah yang diberikan sebanyak 30, sedangkan jumlah item yang dicek sebanyak 5 , yaitu: ü  Perlu belajar menabung ü  Harus meminta kepada orang tua ü  Ingin memperoleh penghasilan sendiri ü  Ingin lebih banyak barang dengan uang sendiri ü  Meminjam Uang Aspek Rekreasi dan Hoby Pada aspek ini jumlah yang