Umum

Diagnosa Keperawatan

Table of Contents

Diagnosa Keperawatan

  1. Penurunan curah jantung b.d penurunan TD
  2. Intoleransi aktivitas b.d hipoksia.
  3. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan b.d tidak adekuatnya suplai oksigen dan zat nutrisi ke jaringan.
  4. Kerusakan pertukaran gas b.d edema paru
  5. Intervensi

Dx. I

Tujuan :setelah dilakukan tindakan keperawatan …x24 jam klien memperlihatkan peningkatan curah jantung

Kriteria hasil : denyut jantung kuat, teratur dan dalam batas normal

Intervensi :

1)      Auskultasi nadi apikal, kaji frekuensi, irama jantung

R : biasanya terjadi takikardia untuk mengkompensasi penurunan kontraktilitas jantung

2)      Pantau tekanan darah

R : untuk mengetahui fungsi pompa jantung yang sangat dipengaruhi olehpengisian  curah jantung

3)      Berikan istirahat semi fowler

R : memperbaiki insufisiensi kontraksi jantung dan penuruna venus return

4)      Kolaborasi dengan tim dokter untuk terapi oksigen,obat jantung, obat diuretik dan cairan

R : membantu dalam proses kimia dalam tubuh

  1. Dx. II

Tujuan : Klien dapat mempertahankan aktivitas yang adekuat dan anak akan berpartisipasi dalam aktivitas yang dilakukan oleh anak seusianya, yang ditandai dengan menurunkan kelemahan dan kelelahan serta tanda vital dalam batas normal selama beraktivitas.

Intervensi :

1)      Periksa tanda vital sebelum dan selama aktivitas, terutama bila pasien menggunakan vasodilator atau diuretik.

R : Tanda-tanda vital dapat berubah setelah melakukan suatu aktivitas efek akibat obat (vasodilatasi), perpindahan cairan (diuretik) dapat mempengaruhi fungsi jantung.

2)      Ijinkan anak untuk beristirahat, dan hindarkan gangguan pada saat tidur.
R : Dengan memenuhi istirahat tidur dapat menghemat energi dan membantu keseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen.

3)      Anjurkan untuk melakukan permainan dan aktivitas ringan.
R : Dengan permainan dan aktivitas ringan dapat mencegah kerja jantung secara tiba-tiba.

4)      Berikan periode istirahat setelah melakukan aktivitas.
R : Memenuhi kebutuhan aktivitas atau permainan anak tanpa mempengaruhi stress miokard atau kebutuhan oksigen yang berlebihan.

5)      Hindarkan suhu lingkungan yang terlalu panas atau dingin.
Rasional : Suhu lingkungan yang panas atau dingin dapat mengganggu rasa 

  1. Dx. III

Tujuan :  klien dapat mempertahankan berat badan dan tinggi badan yang sesuai yang  ditandai dengan BB dan TB dalam batas normal sesuai dengan usianya

Intervensi :

1)      Sediakan diit yang seimbang, tinggi zat-zat nutrisi

R : untuk memaksimalkan kualitas masukan nutrisi sehingga dapat mempertahankan BB dan membantu dalam perkembangan otak

2)      Monitor tinggi dan berat badan anak

R : sebagai indikator atau petunjuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang terjadi

3)      Jelaskan pada orang tua mengenai tumbang anak

R : agar orang tuan mengetahui tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak

4)      Ciptakan lingkungan yang tenang

R : untuk memenuhi istirahat dan relaksasi klien secar optimal

  1. Dx. IV

Tujuan : klien dapat menunjukkan ventilasi dan oksigenasi yang adekuat pada jaringan serta tidak adanya peningkatan resistensi pembuluh paru, yang ditandai dengan klien bebas dari gejala distres pernapasan

Intervensi :

1)      Berikan posisi semi fowler pada anak

R : menurunkan konnsumsi atau kebutuhan oksigen dan mempermudah pernafasaan yang meningkatkan kenyamanan fisiologi dan psikologi

2)      Anjukan kepada klien untuk istirahat yang cukup

R : istirahat akan membantu respon klien terhadap aktivitas dan kemampuan berpartisipasi dalam perawatan

3)      Berikan oksigen jika ada  indikasi

R :meningkatkan konsentrasi oksigen alveolar, yang dapat memperbaiki atau menurunkan hipoksemia jaringan

Sumber: https://carbomark.org/