Efisiensi Koperasi
Pendidikan

Efisiensi Koperasi

Efisiensi Koperasi

Pada dasarnya koperasi sebagai perusahaan tidak berbeda dengan bentuk badan usaha lainnya, artinya tidak boleh dikatakan koperasi boleh bekerja secara tidak efisien untuk mencapai tujuan organisasi sebagai kumpulan orang. Pada koperasi, tingkat efisiensi juga harus dilihat secara berimbang dengan tingkat efektifitasnya. sebab biaya pelayanan yang tinggi bagi anggota diimbangi dengan keuntungan untuk memperoleh pelayanan setempat yang lebih baik, misalnya biaya pelayanan dari pintu ke pintu yang diberikan oleh koperasi kepada anggotanya.

Kunci utama efisiensi koperasi adalah pelayanan usaha kepada anggotanya. Koperasi yang dapat menekan biaya serendah mungkin tetapi anggota tidak memperoleh pelayanan yang baik dapat dikatakan usahanya tidak efisian di samping tidak memiliki tingkat efektifitas yang tinggi, sebab dampak kooperatifnya tidak dirasakan anggota.

Efisiensi koperasi adalah  pelayanan usaha kepada anggotanya. Koperasi yang dapat menekan biaya serendah mungkin tetapi anggota tidak memperoleh pelayanan yang baik dapat dikatakan usahanya tidak efisien disamping tidak memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi, sebab dampak kooperatifnya tidak dirasakan anggota. Untuk mengukur efisiensi organisasi dan usaha ada beberapa rasio yang dapat dipergunakan yang didasarkan pada koperasi yang bersangkutan. Sarana yang dapat digunakan adalah neraca dan catatan keragaan lain yang dimiliki koperasi. Hal itu lah yang dapat memberikan gambaran kuantitatif tentang keragaan koperasi.[21]

Berkenaan dengan kepentingan kepentingan tertentu terhadap hasil hasil dari berbagai kegiatan koperasi dibanyak negara  sedang berkembangan, kita dapat membedakan tiga jenis efesiensi dengan koperasi.[22]

  1. Efesiensi pengelolaan usaha pertama tama perlu dievaluasi apakah dan sejauh mana suatu operasi dikelolah secara efesien dalam rangka mencapai tujuan tujuannya sebagai suatu lembaga (ekonomi/usaha) yang mandiri. Jadi, efesiensi orasional adalah derajat (atau tingkat sejauh mana tujuan tujuan yang telah disepakai) organisasi koperasi, khusunya perusahaan koperasi telah tercapai. Evaluasi itu harus berkaitan erat dengan efesiensi ekonomis, kestabilan keuangan dan prestasi usaha suatu perusahaan koperasi. Disamping itu, perlu dievaluasi pula struktur komunikasi dan struktur pengambilan keputusan pada koperasi tersebut.

 

  1. Efesiensi yang berkaitan dengan pembangunan

Evaluasi atas efesiensi yang berkaitan dengan pembangunan (atau efesiensi pembangunan) dari organisasi swadaya koperasi berkaitan dengan penilaian atas dampak dampak yang secara langsung atau tidak langsung ditimbulkan oleh koperasi sebagai kontribusi koperasi terhadap pencapaian tujuan tujuan pembangunan pemerintah. Informasi ini perlukan oleh pemerintah dan penjabat pemerintah, yang berwenang menetapkan sumber daya dan dana yang disediakan untuk menunjang pengembangan organisasi swadaya koperasi.

Karena koperasi yang beroperasi secara efesien dan juga efesien terhadap pembangunan secara otomatis meningkatkan pelayanan yang efesien bagi para anggotanya,  maka perlu dilakukan pula evaluasi atas efesiensi yang berorientasi pada kepentingan para anggota.

Sumber :

https://bloggermuslimah.id/kemkominfo-akan-normalisasi-telegram/