Etika Teknologi Sistem Informasi

Etika Teknologi Sistem Informasi

Etika Teknologi Sistem Informasi

Etika Teknologi Sistem Informasi
Etika Teknologi Sistem Informasi

Teknologi Sistem Informasi tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Maka pada tulisan kali ini saya akan membahas Etika Teknologi Sistem Informasi yang harus dilakukan oleh pembuat, pengelola maupun pengguna.

Apa itu etika?

Etika merupakan ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia.

Mengapa harus mempelajari etika?

Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu. Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat, dan memberikan perasaan senang, atau bahagia (sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif). Sedangkan buruk itu segala yang tercela. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma‐norma masyarakat yang berlaku.
Lalu, apa yang harus dilakukan oleh pembuat terhadap Teknologi Sistem Informasi? Pembuat tidak boleh meniru atau menjiplak ide maupun hasil karya orang lain. Selain itu pembuat juga harus mematenkan hasil karyanya agar mendapat kekuatan hukum apabila karya tersebut ditiru oleh pihak lain. Dalam hal ini pembuat merupakan orang yang menghasilkan karya yang dapat berupa aplikasi, perangkat lunak, perangkat keras maupun metode hasil penerapa teknologi informasi.

Kemudian etika untuk pengelola teknologi sistem informasi.

Pengelola harus merahasiakan data dan menjaga privasi para pelanggannya. Dalam hal ini, pengelola merupakan pihak yang mengelola teknologi informasi, misalnya Bank, perusahaan telekomikasi dan lain-lain harus menjaga data para nasabahnya agar aman.
Yang terakhir adalah etika apa yang harus dilakukan oleh pengguna. Pengguna harus menghargai para pembuat dan pengelola  teknologi sistem informasi. Misalnya dengan membeli produk asli dan tidak membajak hasil karya yang telah dibuat. Contoh lain misalnya dengan tidak menjiplak karya tulis orang lain. Apabila kita hendak menjadikan tulisan tersebut sebagai referensi, maka kita harus mencantumkan sumber tulisan yang kita kutip.