Pendidikan

Faktor produksi

Faktor produksi

Masukan atau sumber daya yang digunakan dalam proses produksi yang disebut faktor oleh ekonom. Begitu banyak masukan yang mungkin biasanya dikelompokkan menjadi empat atau lima kategori. Faktor-faktor ini:

  1. Raw materials (natural capital) /Bahan baku (modal alam)
  2. Labour services (human capital) /Buruh jasa (modal manusia)
  3. Capital goods /Barang modal
  4. Land /Tanah

Kadang-kadang kategori kelima ditambahkan, keterampilan kewirausahaan dan manajemen, sebuah subkategori jasa tenaga kerja. Barang modal adalah barang-barang yang sebelumnya telah mengalami proses produksi. Mereka sebelumnya diproduksi alat-alat produksi.Beberapa buku teks menggunakan “teknologi” sebagai faktor produksi.

Dalam “jangka panjang” semua faktor produksi dapat disesuaikan oleh manajemen.Namun, didefinisikan sebagai periode yang paling tidak salah satu faktor produksi adalah tetap.Faktor produksi tetap merupakan salah satu siapa yang kuantitas tidak bisa mudah diubah.Contohnya termasuk potongan besar peralatan, ruang pabrik yang sesuai, dan personel manajerial kunci.Faktor variabel produksi adalah salah satu yang tingkat pemakaian dapat diubah dengan mudah. Contohnya termasuk konsumsi daya listrik, jasa transportasi, dan masukan materi yang paling baku. Dalam jangka pendek, “skala usaha” sebuah perusahaan menentukan jumlah maksimum output yang dapat dihasilkan. Dalam jangka panjang, tidak ada keterbatasan skala.

2.3  Klasifikasi Teori Produksi

  1. Teori Produksi Dengan Satu Faktor Berubah

Teori  produksi  yang  sederhana  menggambarkan  tentang  hubungan  diantara tingkat produksi suatu barang dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan untuk menghasilkan berbagai tingkat produksi barang tersebut.Dalam analisis tersebut bahwa faktor-faktor produksi lainnya adalah tetap jumlahnya, yaitu modal dan tanah jumlahnya di anggap tidak mengalami perubahan. Satu-satunya faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya adalah tenaga kerja

  • Hukum hasil lebih yang semakin berkurang

Hukum hasil lebih yang semakin berkurang menyatakan bahwa :

“Apabila faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya (tenaga kerja) terus menerus ditambah sebanyak satu unit, pada mulanya produksi total akan semakin banyak pertambahannya, tetapi sesudah mencapai suatu tingkat tertentu produksi tambahan akan semakin berkurang dan akhirnya mencapai nilai negatif. Sifat pertambahan produksi seperti ini menyebabkan pertambahan produksi total semakin lambat dan akhirnya ia mencapai tingkat yang maksimum dan kemudian menurun”.

Hukum hasil lebih yang semakin berkurang menyatakan bahwa tenaga kerja yang digunakan dapat dibedakan dalam 3 tahap :

Sumber :

https://sorastudio.id/belum-dirilis-galaxy-note8-kabarnya-terpampang-di-situs-resmi-samsung/