Gelar Konferensi Internasional, STEI Dorong Dosen Tingkatkan Kualitas Penelitian
Pendidikan

Gelar Konferensi Internasional, STEI Dorong Dosen Tingkatkan Kualitas Penelitian

Gelar Konferensi Internasional, STEI Dorong Dosen Tingkatkan Kualitas Penelitian

Gelar Konferensi Internasional, STEI Dorong Dosen Tingkatkan Kualitas Penelitian
Gelar Konferensi Internasional, STEI Dorong Dosen Tingkatkan Kualitas Penelitian

Jakarta – Gelar International Conference On Business Economy And Social Science 2019

(ICBESS) Ke-6,  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) berupaya keras mendorong akademisi meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian. Pasalnya, kewajiban melakukan penelitian dan publikasi menjadi salah  satu ketentuan penerimaan tunjangan sertifikasi dosen. Apalagi penelitian tersebut berguna bagi kepentingan bangsa dan negara.

“Di era Industri 4.0 seperti sekarang ini, tentu banyak kemajuan khususnya di bidang digital yang memengaruhi sistem bisnis modern. Saya pribadi berharap konferensi ini dapat menghasilkan metode baru di bidang bisnis, ekonomi dan sosial yang dapat digunakan untuk membantu kinerja pemerintah,” kata Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Harry Azhar Aziz saat menjadi keynote speaker  Forum Ilmiah dan Konferensi Internasional ICBESS yang digelar STEI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (6/11/2019)

Menurut Harry yang juga dikenal sebagai ahli ekonomi dan juga politisi ini

bahwa peran ilmu sosial ternyata tidak bisa lepas dari ilmu ekonomi dan  bisnis. Begitupun sebaliknya. “Pertumbuhan bisnis dan ekonomi dalam konteks ilmu sosial tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang saja, tapi sedemikian rupa harus bermanfaat bagi rakyat banyak, khususnya masyarakat di Indonesia,” tuturnya.

Dia mendorong para pengajar yang hadir dapat menghasilkan penelitian-penelitian yang berdampak bagi metode, baik itu dalam lingkup bisnis maupun ekonomi, terutama ilmu-ilmu sosial. “Ternyata ilmu sosial tidak bisa lepas dari ilmu ekonomi dan ilmu bisnis. Entitas bisnis lama banyak yang mati, tapi entitas bisnis baru juga banyak yang tumbuh,” ungkap Ketua BPK RI periode 2014-2019 ini

Pertanyaanya,  lanjut dia,  seberapa besar entitas bisnis-bisnis yang baru itu bisa

merekrut sebanyak-banyak lapangan pekerjaan. Artinya, salah satu target pembangunan yakni pengurangan angka pengangguran di era digitalisasi sekarang ini bisa teratasi.

“Maka saya juga berharap forum ilmiah dan konferensi internasional ini diharapkan menghasilkan pemikiran-pemikiran dan model-model penelitian baru dengan tujuan menciptakan kualitas sumber daya manusia yang unggul,” tandasnya.

Sumber :

https://scalar.dartmouth.edu/scalar/guest/10-characteristics-and-examples-of-mushroom-like-protists-as-well-as-an-explanation?t=1574608285200