Ikhitisar Buah Sejati Tunggal yang Kering
Pendidikan

Ikhitisar Buah Sejati Tunggal yang Kering

Ikhitisar Buah Sejati Tunggal yang Kering

Ikhitisar Buah Sejati Tunggal yang Kering
Ikhitisar Buah Sejati Tunggal yang Kering

Buah sejati tunggal yang kering dapat dibedakan lagi dalam

Buah sejati tunggal kering, yang hanya mengandung satu biji, biasanya buah ini kalau sudah masak tidak pecah (indehiscens)
Contoh-contoh dari golongan ini adalah

ü Buah padi (caryopsis), pada buah yang demikian banyak orang yang tidak membedakan antara buah dan biji contoh : padi (Oryza sativa L.) jagung (Zea mays L.)
ü Buah kurung (achenium), yaitu buah berbiji satu, tidak pecah dinding buahnya tipis, berdampingan dengan kulit biji, tetapi tidak berlekatan. Contohnya : buah bunga matahari (Helianthus annus), buah bunga pagi sore (Mirabilis jalapa)
ü Buah keras (nux), seperti buah kurung, yang sering dibedakan hanya dari buah kurung karena buah ini mempunnyai buah yang kaku dan berkayu. Yang menjadi satu membedakan dengan buah kurung menurut sifat bakal buah asalnya kalau semula berasal dari bakal buah beruang satu di sebut buah kurung jika semula berasal daru bakal buah yang beruang banyak kemudian semua ruang melebur menjadi satu disebut buah keras. Contohnya pada buah sarangan (Castanea argentea BL)
ü Buah bersayap (samara), seperti buah keras, tetapi pada kulit buah terdapat alat berupa tambahan berupa sayap yang bisa menyembabkan buah bisa terbang jika tertiup angin seperti pada suku Dipterocarpaceae.

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/bagian-bagian-bunga/

a. Buah sejati tunggal kering yang mengandung banyak (lebih dari satu) biji, dan jika masak dapat pecah menjadi beberapa bagian buah (mericarpia) atau pecah sedemikian rupa hingga biji terlepas (dapat meninggalkan buahnya)
a) Buah berbelah (schiwcarpium). Buah ini mempunyai dua ruang atau lebih, tiap ruang berisi satu biji dan jika masak dapat pecah menjadi beberapa bagian dan tiap bauh bisa memiliki sifat seperti buah kurung atau buah keras, jadi biji tetap dalam ruangan. Mengingat jumlah ruangan jika pecah menjadi beberapa bagian, buah belah dapat di bedakan lagi dalam :

ü Buah berbelah dua (diachenium)
ü Buah berbelah tiga (triachenium)
ü Buah berbelah empat (tetrachenium)
ü Buah berbelah banyak (polyachenium)

b) Buah kendaga (rhegma). Buah ini mempunyai sifat seperti buah berbelah, tetapi tiap bagian buah kemudian peccah lagi sehingga dengan itu biji dapat terlepas dari biliknya. Tiap bagian buah terbentuk dari sehelai daun buah, jadi buah ini tersusun atas sejjumlah daun buah yang sesuai dengan jumlah (kendaga) yang terdapat didalam buah itu.

Menurut jumlah kendaganya buah

ini dapat dibedakan lagi dalam :
ü Buah berkendaga dua (dicoccus)
ü Buah berkendaga tiga (tricoccus)
ü Buah berkendaga lima (pentacoccus)
ü Buah berkendaga banyak (polycoccus)