Jamak Takdim
Agama

Jamak Takdim

Jamak Takdim

Jamak Takdim
Jamak Takdim

Cara Melaksanakan Salat Jamak Takdim, Dhuhur dengan Ashar

Shalat duhur dahulu empat rakaat kemudian salat asar empat rakaat, dilaksanakan pada waktu duhur.
Tata caranya sebagai berikut:
Berniat salat duhur dengan jamak takdim. Bila dilafalkan yaitu:

”Ushalli fardhadh dhuhri arba’a raka’aatin jam’an taqdhiman ma’al ashri fardhal-lillaahi-ta’aala”
Artinya: ”Saya niat salat salat duhur empat rakaat digabungkan dengan salat asar dengan jamak takdim karena Allah Ta’ala”
Takbiratul ihram
Salat duhur empat rakaat seperti biasa.
Salam.
Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (ashar), jika dilafalkan sebagai berikut:

”Ushalli fardhal ashri arba’a raka’aatin jam’an taqdhiman ma’adh-dhuhri fardhal-lillaahi-ta’aala”
Artinya: “Saya niat salat asar empat rakaat digabungkan dengan salat duhur dengan jamak takdim karena Allah ta’ala.
Takbiratul Ihram
Salat asar empat rakaat seperti biasa.
Salam.
Catatan: Setelah salam pada salat yang pertama harus langsung berdiri,tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain).

Cara Melaksanakan Salat Jamak Taqdim, Maghrib dengan Isya’

Shalat magrib dahulu tiga rakaat kemudian salat isya’ empat rakaat, dilaksanakan pada waktu Maghrib.
Tata caranya sebagai berikut:
Berniat menjamak shalat magrib dengan jamak taqdim. Bila dilafalkan yaitu:

”Ushalli fardhal maghribi tsalatsa raka’aatin jam’an taqdhiman ma’al-‘isya’i fardhal-lillaahi-ta’aala”
Artinya: “Saya niat salat salat magrib tiga rakaat digabungkan dengan salat ‘isya dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala”
Takbiratul ihram
Salat magrib tiga rakaat seperti biasa.
Salam.
Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (isya’), jika dilafalkan sebagai berikut:

”Ushalli fardhal isya’i arba’a raka’aatin jam’an taqdhiman ma’al-maghribi fardhal-lillaahi-ta’aala”
Artinya: “Saya berniat salat isya’ empat rakaat digabungkan dengan shalat magrib dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala.”
Takbiratul Ihram
Salat ‘isya empat rakaat seperti biasa.
Salam.

Catatan: Ketentuan setelah salam pada salat yang pertama sama seperti salat jamak takdim. Untuk menghormati datangnya waktu salat, hendaknya keuika waktu salat pertama sudah tiba, maka orang yang akan menjamak ta’khir, sudah berniat untuk menjamak ta’khir salatnya, walaupun salatnya dilaksanakan pada waktu yang kedua.

Wassalamualaikum Warakatullahi Wabarakatuh

Baca Juga: