Pendidikan

Jenis-Jenis perencanaan

C.   Jenis-Jenis perencanaan

J.W.McDavid dan M. Harari (1968:237) mendefinisikan kelompok sebagai suatu sistem yang teroganisasi yang terdiri atas dua orang atau lebih yang saling berhubungan sedemikian rupa sehingga sistem tersebut melkukan fungsi klompok dan tiap-tiap anggotanya.

Definisi diatas menekankaan beberapa ciri dari kelompok, seperti peran dan norma. Peran yang ada dalam kelompok trdiri atas:

  1. Peran yang dirasakan adalah serangkaian perilaku yang dianggap harus dilakukan oleh orang yang menduduki posisi yang bersangkutan.
  2. Peran yang dimaainkan adalah perilaku yang benar-benar dilakukan oleh seseorangGibson dan kawan –kawan mendefinisikan kelompok yang agak berbeda dengan yang dikemukakan McDavid, kelompok, menurut gibson adalah dua orang bawahan atau yang lebih yang saling  memengaruhi dengan cara yang sedemikian. Rupa sehingga perilaku dan atau hasil karya  seorang anggota yang dipengaruhi oleh perilaku dan atau hasil karyapara anggota lainnya, (gibson, ivancevich dan donnely, 1984:324-325)

            Dua tipe kelompok , yaitu kelompok formal dan kelompok informal dibentuk  karena beberapa alasan . alasan yang dimaksudkan gibson sebagai berikut.

  1. Pemuasan kepuasan.

            Untuk memperoleh kepuasan (satisfaction) atas terpenuhnya kebutuhan dapt merupakan daya stimulus yang kuat untuk pembentukan kelompok. Khususnya kebutuhan keamanan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri  dari beberapa bawahan dapat dipuaskan dengan cara yang bergabung dalm kelompok.

  1. Kedekatan dan daya tarik

            Kedekatan (proximity) adalaj jarak fisik antara para bawahan yang melakukan pekerjaan, sedangkan daya tarik (attraction) menunjukan daya tarik individu yang satu dengan yang lainnya karena mereka memiliki kesamaan persepsi, sikap, hasil, karya, atau motivasi.

  1. Tujuan kelompok

Apabila dipahami secara saksama tujuan kelompok (group goal) dapat merupakan alasan mengapa individu tertarik kepada kelompok.

  1. Alasan ekonomi

Seringkali individu  membentuk kelompok karena brpendapat bahwa mereka dapat memperoleh keuntungan ekonomi yang lebih besar dari pada pekerjaan mereka.

Keempat alasan diatas hanya dari beberapa alasan yang masih banyak lagi mengapa individu bergabung dalam kelompok . tampaknya individu memasuki kelompok karena kelompok yang bersangkutan dianggapnya sebagai cara memenuhi kebutuhan. Demikian pula bahkan aktivitas dan tujuan kelompok merupakan faktor yang menarik para anggotanya. Segi lain mengapa ornag memasuki kelompok menyangkut kedekatan yang satu dengan yang lainnya, yang merupakan alasan bagi interaksi dan penemuan karakteristik yang sama.

sumber

https://twelvetribesonline.com/car-driving-academy-apk/