Pendidikan

 Kepribadian

 Kepribadian

Kepribadian adalah salah satu masala palinh rumit dipahami oleh para manajer suatu organisasi adalah hubungan antara perilaku (behavior) dan kepribadian (personality), faktor-faktor hasil cipta hasil karya manusia dan sosial dapat mempengaruhi kepribadian individu. Secara singkat salfatore R. Maddi (1941). Membatasi bahwa kepribadiaan seorang adalah serangkaian ciri yang relatif mantap, kecenderungan dan perangai yang sebagian besar dibentuk oleh faktor keturunan  dan oleh faktor-faktor sosial kebudayaan, lingkungan, serangkaian variabel ini menentukan persamaan dan perbdaan dalam perilaku individu.

Pendekatan konseptual (conceptual approach)yang serangkaian digunakan untuk memahamikepribadian individu adalah pendekatan ciri dan teori psikodinamis

  1. Pendekatan diri

Ciri (trait) adalah kecenderungan yang dapat diduga, yang mengarahkan perilaku individu berbuat dengan cara yang konsisten dan khas. Ciri mengkasilkan perilaku yang konsisten karena ciri merupakan sikap yang menetap dan memiliki jangkauan yang umum.

  1. Teori psikodinamis

Sikap yang dinamis dari kepribadian belum dikemukakan secara sunguh-sunguh sampai terbitnya karangan sigmund freud, mengemukakan perbedaan individu dalam kepribadian dengan mengajukan pendapat bahwa individu menghadapi motivasinya yang utama secara berbeda. Tetapi perang terus menerus antara dua bagian dari kepribadian, yaitu Id dan superego ynag diperlema oleh ego.

Id artinya sebagai yang primitif dan tidak sadar dari kepribadian, gedung stimulus pokok, cara bekerja secara tidak rasional dan secara implusif, tetapi tampak mempertimbangkan hal-hal yang di inginkan tersebut mungkin atau dapat diterima dari segi moral,.super ego adalah gudang dari nilai individu, termaksud sikap normal yang dibentuk oleh masyarakat. Siperego sering kali bertentangan dengan hal Id. Id ingin mengerjakan hal-halyang dirasa baik, sedangkan superego mendesak mengerjakan hal yang benar.

Ego bekerja seperti wasit dari pertentangan antara Id dan superego. Ego mewakili gambaran individual mengenai realitas fisik dan sosial, dan gambaran mengenai hal- hal yang mungkin terjadi dalam duniah yang dialaminya. Bagian tugas ego adalah memilih tindakan yang akan memberi kepuasan atas desakan hati tanpa menimbulkan akibat yang tidak diinginkan.

  1. Teori humanistis

Pendekatan humanistis terhadap pemahaman memberi tekanan pada perkembangan da aktualisasi diri, (self-aztualization) dari individu. Teori humanistis menekankan pentingnya cara mempersepsikan dunia merekadan kekuatan yang memengaruhinya. Teori humanistis menekankan individu dan pentingnya aktuliasasi diri dari kepribadian.

  1. Belajar

Belajar adalah proses terjadinya perubahan yang relatif  tetap dalam perilaku harus banyak bersifat permanen. Praktik dimaksudkan untuk mencakup formal dan juga pengalaman yang tidak terkendalikan. Perubahan yang menjadi ciri belajar mungkin adaptif dan memajukan efektivitas tetapi mungkin juga tidak adaptif dan tidak efektif.

sumber :

https://theclerisy.net/ocean-sanctuary-apk/