Pendidikan

Kontrak SWAP

Kontrak SWAP

Kontrak SWAP
Kontrak SWAP

SWAP adalah sebuah kontrak transaksi finansial di mana dua pihak setuju untuk bertukar arus kas secara periodik dalam periode tertentu sesuai aturan yang disepakati bersama. Tiga jenis SWAP yang populer adalah sebagai berikut ini.

  1. a) Currency SWAP

Dalam currency SWAP, masing-masing pihak membayar dalam suku bunga tetap namun dengan mata uang berbeda. Currency SWAP mewajibkan pihak-pihak yang bertransaksi untuk saling membayar pokok dalam mata uang yang berbeda pada awal transaksi dan mengembalikannya pada akhir transaksi. Currency SWAP biasanya digunakan untuk mengurangi risiko dalam fluktuasi mata uang.

Contoh Currency SWAP

  1. b) Interest Rate SWAP

Dalam interest rate SWAP, kedua belah pihak setuju saling membayar bunga berdasarkan jumlah pokok tertentu. Biasanya satu pihak membayar bunga secara fixed rate sedangkan pihak lain membayar bunga secara floating rate. Interest rate swap dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksesuaian antara bunga yang dibayar dengan bunga yang diterima, sehingga masing-masing pihak menerima bunga mengambang dan membayar bunga mengambang juga, atau menerima bunga tetap dan membayar bunga tetap juga. Dalam interest rate swap, dua pihak dapat saling menyelamatkan dari risiko kerugian karena kenaikan bunga mengambang atau bunga tetap.

Perusahaan A menerbitkan obligasi dengan bunga tetap 9% (fixed interest rate) dan perusahaan mempunyai portofolio asset (piutang) dengan bunga mengambang. Di satu sisi, perusahaan B menerbitkan obligasi dengan bunga mengambang LIBOR+1% dan mempunyai portofolio asset (piutang) dengan bunga tetap. Tiap perusahaan dihadapkan pada interest risk karena adanya ketidaksesuaian (mismatch) antara penerimaan bunga dan pembayaran bunga. Untuk mengantisipasi interest risk ini, kedua perusahaan mengadakan interest rate swap. Dengan interest rate swap, perusahaan A menukarkan penerimaan bunga variabelnya dan mendapatkan pembayaran bunga tetap 9½% dari perusahaan B. Sementara itu, perusahaan B menukarkan penerimaan bunga tetap dan mendapatkan pembayaran bunga mengambang pada LIBOR+1/2% dari perusahaan A. Dari hasil pertukaran tersebut, perusahaan A mendapatkan bunga tetap dan mempunyai kewajiban membayar bunga tetap. Sedangkan perusahaan B mendapatkan bunga mengambang dan mempunyai kewajiban membayar bunga mengambang. Pertukaran ini menghasilkan kesesuaian (matching) antara penerimaan bunga dan kewajiban pembayaran bunga.

  1. c) Currency Coupon SWAP

Currency coupon SWAP mirip dengan currency SWAP, namun pihak yang satu membayar dalam mata uang tertentu dengan suku bunga tetap, sementara pihak yang lain membayar dalam mata uang lain dengan suku bunga mengambang.

SWAP adalah sebuah kontrak transaksi finansial di mana dua pihak setuju untuk bertukar arus kas secara periodik dalam periode tertentu sesuai aturan yang disepakati bersama. Tiga jenis SWAP yang populer adalah sebagai berikut ini.

  1. a) Currency SWAP

Dalam currency SWAP, masing-masing pihak membayar dalam suku bunga tetap namun dengan mata uang berbeda. Currency SWAP mewajibkan pihak-pihak yang bertransaksi untuk saling membayar pokok dalam mata uang yang berbeda pada awal transaksi dan mengembalikannya pada akhir transaksi. Currency SWAP biasanya digunakan untuk mengurangi risiko dalam fluktuasi mata uang.

Contoh Currency SWAP

  1. b) Interest Rate SWAP

Dalam interest rate SWAP, kedua belah pihak setuju saling membayar bunga berdasarkan jumlah pokok tertentu. Biasanya satu pihak membayar bunga secara fixed rate sedangkan pihak lain membayar bunga secara floating rate. Interest rate swap dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksesuaian antara bunga yang dibayar dengan bunga yang diterima, sehingga masing-masing pihak menerima bunga mengambang dan membayar bunga mengambang juga, atau menerima bunga tetap dan membayar bunga tetap juga. Dalam interest rate swap, dua pihak dapat saling menyelamatkan dari risiko kerugian karena kenaikan bunga mengambang atau bunga tetap.

Perusahaan A menerbitkan obligasi dengan bunga tetap 9% (fixed interest rate) dan perusahaan mempunyai portofolio asset (piutang) dengan bunga mengambang. Di satu sisi, perusahaan B menerbitkan obligasi dengan bunga mengambang LIBOR+1% dan mempunyai portofolio asset (piutang) dengan bunga tetap. Tiap perusahaan dihadapkan pada interest risk karena adanya ketidaksesuaian (mismatch) antara penerimaan bunga dan pembayaran bunga. Untuk mengantisipasi interest risk ini, kedua perusahaan mengadakan interest rate swap. Dengan interest rate swap, perusahaan A menukarkan penerimaan bunga variabelnya dan mendapatkan pembayaran bunga tetap 9½% dari perusahaan B. Sementara itu, perusahaan B menukarkan penerimaan bunga tetap dan mendapatkan pembayaran bunga mengambang pada LIBOR+1/2% dari perusahaan A. Dari hasil pertukaran tersebut, perusahaan A mendapatkan bunga tetap dan mempunyai kewajiban membayar bunga tetap. Sedangkan perusahaan B mendapatkan bunga mengambang dan mempunyai kewajiban membayar bunga mengambang. Pertukaran ini menghasilkan kesesuaian (matching) antara penerimaan bunga dan kewajiban pembayaran bunga.

  1. c) Currency Coupon SWAP

Currency coupon SWAP mirip dengan currency SWAP, namun pihak yang satu membayar dalam mata uang tertentu dengan suku bunga tetap, sementara pihak yang lain membayar dalam mata uang lain dengan suku bunga mengambang.

Sumber : https://intergalactictravelbureau.com/