Materi CRM
Pendidikan

Materi CRM

Table of Contents

Materi CRM

Materi CRM

Pengertian CRM

Definisi dari CRM (Customer Relationship Management) dalam bahasa Indonesia memiki pengertian dasar, yakni suatu Management Hubungan Pelanggan atau merupakan suatu strategi pemasaran yang saat ini sangat banyak dilakukan oleh perusahaan-perusaan yang menginginkan pelanggan atau konsumen mereka tetap membeli produk atau memakai jasa mereka, dalam artian umum yakni adalah suatu proses dari beberapa tahapan yang terdiri dari Indentifikasi, akuisisi, retensi dan pengembangan customer yang memberikan kontribusi yang besar kepada perusahaan dengan cara memfokuskan strateginya yaitu dengan cara menjaga hubungan dengan customer secara efektif dan efisien   sehingga hubungan tersebut menjadi hubungan seumur hidup (“lifetime”) yang  menguntungkan.

CRM sendiri bukanlah sebuah konsep, melainkan sebuah perubahan  paradigma untuk perusahaan-perusahan dimana CRM itu adalah pola hidup yang bertujuan untuk mengajak customernya menjadi partner dalam perusahaan tersebut dan berkembang untuk mendapatkan keuntungan bersama. CRM adalah strategi bisnis yang terdiri dari software dan layanan yang didesain untuk meningkatkan keuntungan (profit), pendapatan (revenue) dan kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Caranya adalah dengan membantu berbagai bentuk perusahaan untuk mengidentifikasi pelanggannya dengan tepat, memperoleh lebih  banyak pelanggan dengan lebih cepat, dan mempertahankan kesetiaan  pelanggannya. ·

 Sebuah sistem CRM harus bisa menjalankan fungsi :

  1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting bagi pelanggan.
  2. Mengusung falsafah customer-oriented (customer centric)
  3. Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan
  4. Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan.
  5. Menyediakan dukungan pelanggan yang sempurna.
  6. Menangani keluhan/komplain pelanggan.
  7. Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan
  8. Membuat informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan.

Oleh karena itu agar sebuah sistem CRM dapat menjalankan fungsinya,maka diperlukan :

  1. Perencanaan bisnis yang matang
  2. Mendefinisikan tujuan dan sasaran dari penerapan CRM
  3. Menentukan batasan-batasan dari CRM menurut strategi yang ditetapkan
  4. Menentukan parameter dan standar pengukuran keberhasilan  penerapan CRM
  5. Menentukan standar aturan penanganan strategi berdasarkan informasi dari system CRM seperti perubahan, perbaikan dan  pemantapan strategi.

Namun, dalam penerapan CRM juga selalu akan mengalami kendala, seperti:

  1. Pada aplikasi TI, terbuangnya feature atau kelebihan-kelebihan yang ditawarkan TI dengan percuma.
  2. Pelanggan tetap mengeluh.
  3. Hubungan dengan pelanggan tetap transaksional.
  4. Tidak ada peningkatan efisiensi.
  5. Staf sales dan marketing masih saling menyembunyikan data.
  6. Keuntungan perusahaan masih stagnan/ jalan ditempat.

Sumber:

https://montir.co.id/pengertian-otot-lurik/