Pandangan Lesbian dari Aspek Agama
Uncategorized

 Pandangan Lesbian dari Aspek Agama

 Pandangan Lesbian dari Aspek Agama

 Pandangan Lesbian dari Aspek Agama

Menuirut fiqih jinayah (hukum pidana islam), homoseks (liwatt) juga termasuk dosa besar sebab sudah termasuk zina dan haram beradasarkan kesepakatan para ahli fiqih yang mengharamkan dan berdasarkan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, Muslim dan Al-tirmidzi.

لاينظرالرجل الى عورة الرجل ولاالمراة الى عورة المراة ولا يغض الرجل الى الرجل فى الثوب

الوحد ولا تغض المراة الى المراة فى الثوب الوحد


Artinya :

Janganlah pria melihat aurat pria lain, dan janganlah seorang wanita melihat aurat wanita lain dan janganlah bersentuhan pria dengan pria lain dibawah sehelai selimut/kain, dan janganlah pula seorang wanita bersentuhan dengan wanita lain dibawah sehelai selimut/kain.

Berkaitan dengan usul fiqh, perbuatan ini merupakan suatu larangan yang harus meninggalkan suatu perbuatan dari yang lebih tinggi pada yang lebih rendah (nahy/larangan). Berdasarkan usul fiqh (nahyu) itupun berdasar kaidah kedua yaitu larangan mutlak.

الاصل فى انهي المطلق يقتضي على الدوام

Yakni pada dasarnya larangan yang mutlak itu menuntut (ditinggalkannya perbuatan yang dilarang) untuk selamanya.

Perbuatan lesbian ini harus ditinggalkan untuk selama-lamanya, sebab bertentangan dengan norma agama, norma susila dan bertentangan pula dengan sunnatullah (God’s law/natural law) dan fitrah manusia (human natural). Karena Allah menjadikan manusia terdiri dari pria dan wanita adalah agar berpasang-pasangan sebagai suami istri untuk mendapatkan keturunan yang sah dan memperoleh ketenangan dan kasih sayang sebagaimana tersebut dalam Al-Qur’an surat An Nahl ayat 72:

والله جعل لكم من انفسكم ازواجا وجعل لكم من ازواجكم بنين وحفد ة ورزقكم من الطيبت, افبل لبا طل يؤ منون وبنعمة الله هم يكفرون (النحل 72)

Artinya:

Allah menjadikan bagimu istri dari jenis kamu sendiri (manusia) dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu anak-anak, cucu-cucu dan memberikan rizki dari yang baik-baik. Mengapa mereka percaya yang batil dan mengingkari nikmat Allah.

Untuk itu perbuatan ini adalah suatu perbuatan yang terlaranga dan mutlak yang harus ditinggalkan untuk selama-lamanya, agar tidak merusak kelangsungan tujuan hidup semua manusia yang beragama islam, sebagaimana firman Allah SWT:

وما نهكم عنه فانتهوا

Artinya:

Dan apa yang dilarangNya bagimu, maka tinggalkanlah (Al Hasyr: 7).

  1. 5. Pandangan Lesbian dari Aspek Kejiwaan / Psikis

Keterkaitan antara aspek psikis pelaku pezinahan atau seks sesame adalah faktor yang saling mendukung dan saling mempengaruhi otak untuk melakukan perbuatan. Berikut adalah deskripsi kejiwaan pelaku zina atau homoseksual :

  1. Psikis “ Hewani” mendominasi

Maksudnya adalah kejiwaan manusia pelaku sudah tidak manusiawi lagi. Kondisi yang ada ketika melakukan perzinahan baik bagi hetero seksual maupun homo seksual, adalah psikis hewani yang mementingkan pemuas nafsu birahi belaka. Sedangkan manusia, adalah makhluk yang beradab dengan dilengkapi naluri manusiawi dan akal yang ( seharusnya ) sehat.

  

  1. Psikis yang ekstra posesif

Hal ini terjadi pada umumnya, didominasi oleh gay/ lesbian. Contoh kasus yang tengah menjadi sorotan public saat ini adalah kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh tersangka Ryan atau Very Idham Afriansyah. Setelah dilakukan uji psikologis oleh Tim Dokter Polri, tersangka Ryan divonis menderita kelainan kejiwaan yang dalam bahasa Ilmu psikologi disebut psikopat, yakni kondisi kejiwaan yang sangat labil dan tidak dapat membedakan perbuatan yang baik atau buruk.

sumber :

Syberia (Full) 1.0.6 Apk + Data for Android