Pecah Busur dan Pecah Gelang
Umum

Pecah Busur dan Pecah Gelang

Pecah Busur dan Pecah GelangPecah Busur dan Pecah Gelang

Pecah busur ialah pecah yang mengikuti arah lingkaran tumbuh, bentuk nya kurang dari setengah lingkaran. Adapun pecah gelang ialah kelanjutan pecah busur yang kedua ujungnya bertemu membentuk lingkaran penuh atau lebih dari setengah lingkaran. Penyebab terjadinya jenis cacat ini pada kayu adalah adanya ketidak seimbangan dalam penyusutan kayu pada waktu mengering. Selain itu, hal tersebut juga disebakan oleh terlepasnya tegangan di dalam kayu secara tiba-tiba pada saat penebangan. Pengaruh cacat ini sama dengan pengaruh pecah belah dan pecah.

4. Hati Rapuh pada Kayu

Sebelum membahas hati rapuh, perlu diketahui terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan hati kayu. Hati kayu ialah pusat lingkaran tumbuh kayu bulat. Hati kayu berbeda dengan pusat bontos. tapi adakala nya terhimpit. Letak hati mungkin saja tidak sama dengan pusat bontos. Pengertian rapuh ialah tahap pertama proses pembusukan. Bagian kayu rapuh menunjukan tanda-tanda berkurangnya kekerasan dan kepadatannya. Justru yang dimaksud dengan hati rapuh disini adalah tidak menunjukan tanda-tanda pembusukan yang nyata. Hati rapuh ini merupakan tanda yang khas umum dimiliki kayu daun lebar di daerah tropis misalnya kayu meranti dan lain sebagainya. Jenis cacat ini mengurangi kekuatan kayu. Proses pembuatan finir secara rotary (pengupasan) akan mengalami kesulitan karena tidak adanya kekuatan dari sumbu (tombol) mesin untuk mencengkram dolok tersebut.
5. Serat Berpadu (Penyimpangan Serat) pada Kayu
Pada umumnya, terdapatnya serat berpadu di dalam sebatang kayu dianggap sebagai suatu kerugian karena pada proses pengerjaannya sangat sukar untuk dilakukan. Akan tetapi, kayu yang memiliki serat berpadu tersebut mempunyai keteguhan belah yang tinggi sehingga berpotensi baik untuk keperluan tertentu. Jenis cacat kayu pada bagian ini lebih condong terhadap penggunaannya.
Penyimpangan jalan serat pada kayu berpengaruh terhadap pola gambaran pada bidang-bidang kayu gergajian, sehingga baik digunakan menjadi bahan pembuatan perabotan rumah. Akan tetapi, penyimpangan jalan serat juga dapat memberikan kesulitan terutama pada saat kayu diketam. Dalam pembuatan bahan bangunan, serat yang jalannya lurus lebih banyak digunakan untuk pembuatan bagunan dan konstruksi karena memiliki kekuatan yang lebih besar daripada serat yang jalannya melintang. Pengaruh penyimpangan serat pada kayu ditentukan oleh sudutnya. Artinya, semakin besar sudut penyimpangan serat yang dimiliki oleh sebatang kayu maka semakin buruk pengaruhnya pada kualitas kayu tersebut.