Pelapukan, Pembusukan, dan Noda Kayu
Umum

Pelapukan, Pembusukan, dan Noda Kayu

Pelapukan, Pembusukan, dan Noda KayuPelapukan, Pembusukan, dan Noda Kayu

Pelapukan, pembusukan, dan noda kayu meerupakan cacat kayu yang pada umumnya disebakan oleh serangan jamur terhadap kayu. Awalnya, serangan jamur tesebut terhadap kayu dikarenakan jamur memerlukan bahan makanan di dalam kayu. Selain itu, serangan jamur juga dapat terjadi karena adanya kelembapan yang cukup tinggi di dalam kayu, udara yang sedikit, serta suhu yang memiliki kesesuaian dengan kebutuhan jamur tersebut. Serangan jamur tersebut dimulai dengan menghancurkan dinding-dinding kayu sehingga dapat mengakibatkan kehancuran total pada kayu.
Pada tahap awal, serangan jamur akan mengakibatkan kayu menjadi rapuh sehingga kekuatannya berkurang dan mudah patah apabila diberikan beban sedikit saja. Selain itu, keberadaan noda pada kayu juga dapat mempengaruhi kayu. Akan tetapi, keberadaan noda kayu tidak mempengaruhi kekuatan kayu melainkan penampilan kayu tersebut.

7. Lubang-Lubang Terowongan

Lubang-lubang terowongan merupakan cacat kayu yang disebabkan oleh beberapa serangga perusak kayu yaitu rayap, kumbang kayu, dan bubuk kayu. Terdapatnya jenis cacat kayu seperti ini akan berpengaruh terhadap kualitas dan kekuatan kayu yakni mengalami pengurangan.
8. Lubang Gerek dan Lubang Cacing Laut

Lubang gerek merupakan bagian jenis cacat kayu yang disebabkan oleh serangga penggerek dengan bentuk lubang-lubang kayu. Sedangkan lubang cacing laut adalah bagian jenis cacat kayu berbentuk lubang yang disebabkan oleh cacing laut. Jenis cacat kayu yang diakibatkan oleh serangga penggerek dan cacing laut pada umumnya lebih rentan pada bagian kayu yang menghadap pada bagian tanah dan terlindungi dari sinar matahari secara langsung serta berada pada air laut. Serangan serangga penggerek dan cacing laut akan mengakibatkan kayu tidak dapat dimanfaatkan seutuhnya.

POS-POS TERBARU