Pendidikan

Pengangguran

Pengangguran

Pengangguran merupakan masalah pokok yang dihadapi bangsa Indonesia. Terbatasnya jumlah lapangan kerja sementara jumlah penduduk semakin berkembang pesat akan sangat memicu tingginya angka pengangguran. Salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran adalah dengan menciptakan lapangan pekerjaan.Pemerintah juga melakukan pelatihan tenaga kerja sehingga tenaga kerja memiliki keahlian yang dibutuhkan dalam lapangan kerja.

Pengangguran di Indonesia disebabkan antara lain pendidikan lebih banyak memberikan kompetensi kepada para peserta didik dalam bentuk koqnitif (teori), sedangkan kompetensi yang bersifat psikomotor (praktek) yang bisa menjadi bekal jika peserta didik sudah lulus dan terjun dimasyarakan sangat kecil. Sehingga sumber daya manusia yang dihasilkan pendidikan kurang mampu bersaing di dunia kerja dan masyarakat Indonesia lebih cenderung mencari pekerjaan bukan menciptakan lapangan pekerjaan.

Konsenkuensi dari Perekonomian Terbuka Masalah Keseimbangan Intern dan Keseimbangan Ekstern

Perekonomian terbuka disamping sasaran tersebut ada satu sasaran lain yang biasanya ingin pula dicapai, yaitu neraca pembayaran yang seimbang. sasaran yang kedua ini sering disebut dengan istilah keseimbangan ekstern atau eksternal balance. ada dua masalah pokok dalam teori ekonomi makro yang berkaitan dengan sasaran keseimbangan intern dan keseimbangan ekstern ini. yang pertama adalah masalah kemungkinan ketidakserasian antara kedua sasaran tersebut. bila keseimbangan ekstern otomatis tercapai.

Demikian pula sebaliknya tercapainya keseimbangan intern .masalah pokok yang kedua yang berkaitan erat   dengan masalah pertama, berkisar sekitar peneentuan kebijaksanaan atau kombinasi dari kebijaksanaan –kebijaksanaan yang tepat bagi tercapainya kedua sasaran tersebut secara bersama –sama . secara teeoritis bisa ditunjukan bahwa kedua sasaran tersebut bisa dicapai slimutan asal saja dirumuskaan suatu kobinasi yang tepaat antara kebijaksanaan yang bersifat meempengaruhi komposisi pengeluaran tersebut .

KELEMAHAN – KELEMAHAN ANALISIS MAKROEKONOMI

Analisisnya Merupakan Analisis Jangka Pendek. Bahwa analisis makroekonomi pada dasarnya merupakan analisa jangka pendek, dapat dibuktikan dari beberapa pemisalan yang dibuat dalam teori tersebut. Dari sifat – sifat analisisnya dapat disimpulkan bahwa teori tersebut antara lain memisalkan terdapatnya keadaan – keadaan berikut: kapasitas alat – alat produksi tetap, jumlah tenaga kerja tidak berubah, dan tidak terdapat perbaikan dalam tingkat teknologi yang digunakan. Keadaan seperti ini hanya terdapat dalam jangka pendek.

sumber :

https://infotoyotabandung.co.id/built-for-speed-apk/