Pengertian Bryophyta
Pendidikan

Pengertian Bryophyta

Pengertian Bryophyta

Pengertian Bryophyta

jumlah tumbuhan lumut (Bryophyta)

di muka bumi sekitar 25.000 spesies. Memiliki susunan tubuh lebih kompleks dibandingkan dengan Thallophyta.


Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri tumbuhan lumut, antara lain:

1) Multiseluler, bentuk tubuh pipih

2) Dinding selnya tersusun dari zat selulosa

3) Melekat pada substrat dengan tinggi antara 2 cm sampai dengan 20 cm

4) Hanya terdapat pertumbuhan memanjang, pada ujung batang terdapat sel pemula.

5) Struktur anatomi organ tubuh, antara lain :

  • Akar

Terdiri atas selapis sel, kadang dengan sekat yang tidak sempurna.

Berupa rizoid yang tampak seperti benang-benang, berfungsi untuk melekat pada tempat tumbuhnya dan  menyerap air serta garam-garam  mineral.

  • Batang

Dilihat secara melintang tampak bagian-bagian sebagai berikut :

  1. Selapis sel kulit, beberapa sel di antaranya membentuk rizoid-rizoid epidermis
  2. Lapisan dalam, tersusun atas beberapa lapisan sel yang disebut korteks
  3. Silinder pusat,terdiri dari sel-sel parenkimatik yang memanjang yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut

  • Daun

Tersusun  atas satu lapis sel,kecuali ibu tulang daun.

Kloroplas berbentuk seperti jala. Terdapat sel-sel mati dengan penebalan dinding berbentuk spiral yang berfungsi sebagai tempat persediaan air dan cadangan makanan.


6) Struktur sporofit

Sporofit tumbuh pada gametofit yang hijau menyerupai daun.

Memiliki klorofil, sehingga dapat berfotosintesis, selain mendapat makanan dari gametofit tempatnya menempel.


Reproduksi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Reproduksi tumbuhan lumut terjadi secara Generatif (seksual) dan Vegetatif (aseksual), antara lain:


  • Reproduksi secara Generatif

Organ-organ kelamin tumbuh berkembang di ujung tunas. Organ  kelamin jantan penghasil sperma disebut Antheridium (gametangia jantan) yang berbentuk bulat. Organ kelamin betina penghasil ovum atau sel telur disebutArkegonium (gametangia betina).


Berdasarkan letak gametangianya, lumut dibedakan menjadi 2, yaitu:

  1. Lumut berumah satu (homotalus), bila anteridium dan arkegonium terletak dalam satu individu. Contoh : Lumut daun (Musci)
  2. Lumut berumah dua (heterotalus), bila dalam satu individu terdapat anteridium atau arkegonium saja.Contoh : Lumut hati (Hepaticae)

Pembuahan hanya berlangsung di dalam air, yang dapat dalam bentuk air hujan, air mengalir atau bahkan lapisan embun tipis , sewaktu anteridium basah, maka  sperma dilepaskan.


Sperma akan menuju ke arkegonium. Diantara beberapa sperma yang dapat mencapai sel telur dasar organ kelamin betina, hanya satu yang membuahi sel telur itu. Sehingga terbentuklah tumbuhan spora  (Sporofir), yang tumbuh di ujung tumbuhan tua.


  • Reproduksi secara Vegetatif

Pada sporofit trdapat badan penghasil spora yang disebut sporogonium, dengan bagian-bagian sebagai berikut :

  1. vaginula, kaki yang dilindungi sisa dinding arkegonium
  2. seta, tangkai
  3. apofisis, ujung seta yang membesar yang merupakan peralihan dari tangkai dan sporangium
  4. sporangium, kotak spora
  5. kaliptra, tudung yang berasal dari tudung arkegonium sebelah atas

Baca Juga :