Umum

Pengertian Kingdom Plantae

Pengertian Kingdom Plantae

  1. Kingdom plantae meliputi semua tumbuhan bersel banyak, mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks. Sel-selnya bersifat eukariotik, dinding selnya mengandung selulosa, memiliki klorofil, dan hidup secara autotrof. Keaneka-ragamannya sangat tinggi sehingga tidak mudah untuk mengklasifikasikannya. (Riana Yani, 2009)
  2. Regnum Plantae atau tumbuhan merupakan organisme yang memiliki jumlah anggota cukup banyak. Habitat tumbuhan hampir seluruhnya di daratan dan sebagian lagi di perairan. (Rikky Firmansyah, 2009)
  3. Kingdom Plantae disebut juga Dunia Tumbuhan karena beranggotakan berbagai jenis tumbuhan. Sebagai anggota sebuah kingdom, berbagai jenis tumbuhan memiliki ciri-ciri umum yang sama. Semua organisme yang disebut tumbuhan bersifat eukariotik multiseluler dan sel-selnya terspesialiasasi membentuk jaringan dan organ. (Widayati Sri, 2009)
  4. Dunia Tumbuhan (Plantae) mencakup semua organisme multiseluler, autotrop, fotosintetik. (Moch Anshori, 2009)
  5. Tumbuhan merupakan organisme multiseluler, karena tubuhtumbuhan tersusun oleh banyak sel, baik sel yang telah mengalami diferensiasi maupun belum mengalaminya. (Subardi dkk, 2009).
  6. Tumbuhan (plantae) merupakan makhluk hidup yang telah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Tumbuhan ini bersifat eukariot, multiseluler, mengandung klorofil, dapat melakukan fotosintesis, memiliki alat reproduksi multiseluler, dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual, ada pergantian generasi, serta dinding selnya tersusun dari selulosa. Biasanya hidup di daratan (tanah) dan berfungsi sebagai sumber utama oksigen bagi atmosfer bumi. (Sulistyorini, Ari. 2009)
  7. Kingdom Plantae merupakan organisme multiseluler atau terdiri atas banyak sel. Selain itu, kingdom Plantae merupakan organisme eukariot. (Fictor Ferdinand, 2009)
  8. Semua organisme dalam Regnum Plantae atau tumbuhan selnya bersifat eukariotik, multiseluler yang mempunyai cirri khusus yaitu bersifat fotoautotrof (memperoleh makanan dengan fotosintesis yang memanfaatkan sumber energi dari matahari), tumbuh secara tak terbatas (mempunyai bagian yang sel-selnya selalu aktif membelah yaitu daerah meristem), selnya mempunyai dinding yang kaku terbuat dari selulosa, tidak mempunyai organ gerak aktif, tidak mempunyai sistem saraf dan indra, serta menunjukkan pergantian generasi antara haploid dan diploid dalam daur hidupnya. (Herni Budiarti, 2009)

Ciri dan Struktur Regnum Plantae

Regnum Plantae atau tumbuhan merupakan organisme yang memiliki jumlah anggota cukup banyak. Habitat tumbuhan hampir seluruhnya di daratan dan sebagian lagi di perairan. Jumlah tumbuhan yang telah dikenal jumlahnya kurang lebih 260.000 spesies yang meliputi lumut, tumbuhan herba, tumbuhan kayu, semak, dan pepohonan. Regnum Plantae memiliki ukuran tubuh yang bervariasi dari yang berukuran kecil hingga berukuran sangat besar dan dapat mencapai tinggi 100 m. Sel pada Regnum Plantae memiliki ciri yaitu organisme multiselular eukariot. Selain itu, Plantae berbeda dengan eukariot lainnya, karena Plantae memiliki dinding sel yang tersusun atas selulosa. (Rikky Firmansyah, 2009)

Gambar. 1. Tumbuhan bersifat fotoautotrof, merupakan produsen dalam suatu ekosistem.

Hal lain yang membedakan dengan organisme lainnya adalah Plantae dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis serta struktur tubuh plantae telah dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Proses fotosintesis dapat terjadi karena Plantae memiliki kloroplas yang mengandung klorofil sebagai bahan yang diperlukan untuk fotosintesis. Fotosintesis sendiri terjadi pada kloroplas. (Rikky Firmansyah, 2009)

Struktur dasar tubuh Plantae terdiri atas akar, batang, dan daun. Akar merupakan bagian yang berfungsi menyerap air dan nutrient di dalam tanah serta sebagai penopang tubuhnya untuk tumbuhan yang hidup di daratan. Adapun tumbuhan yang hidup di air, akar memiliki fungsi hanya untuk menyerap air dan nutrient tidak untuk menopang tubuhnya. Contoh tumbuhan adalah teratai. Batang berfungsi sebagai pemberi bentuk serta tempat transportasi bahan mineral dan air. Batang menyangga daun, bunga, dan buah. Adapun daun berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis dan pertukaran gas antara oksigen dan karbondioksida melalui stomata pada daun. Tumbuhan memiliki jaringan pembuluh yang terdiri atas floem dan xilem. Floem merupakan jaringan yang berfungsi mengangkut makanan dari daun ke seluruh tubuh. Adapun xilem berfungsi mengangkut air dan mineral dari akar menuju seluruh tubuh. (Rikky Firmansyah, 2009)

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/usaha-barbershop/