Pengertian Lesbian
Pendidikan

Pengertian Lesbian

Pengertian Lesbian

Pengertian Lesbian

Zaman sudah mulai berkembang dan maju secara pesat yang mengglobal. Tentunya semua manusia mencari tujuan hidupnya. Dalam perubahan zaman yang membuat kehidupan menjadi globalisasi ini banyak merubah manusia yang melangsungkan kehidupannya dengan semaunya, dengan tanpa memikirkan hukum seperti UUD. Pada era globalisasi ini banyak para lesbian yang semakin lama semakin meningkat. Yang mana mereka melangsungkan kehidupannya tanpa berdasarkan UUD yang berlaku dan hukum agama. Pengertian dari lesbian adalah sebagai berikut:

Lesbian adalah hubungan seksual antara dua orang yang sama jenis kelaminya (wanita dengan wanita), lesbian dilakukan dengan cara mastubasi dengan berbagai cara untuk mendapatkan puncak kenikmatan (Climax of sex at)

Hubungan seks sesame / Lesbian dapat mengacu kepada:

  1. Orientasi seksualyang ditandai dengan kesukaan seseorang dengan orang lain mempunyai kelamin sejenis secara biologis atau identitas gender yang sama.
  2. Perilaku seksualdengan seseorang dengan gender yang sama tidak peduli orientasi seksual atau identitas gender.
  3. Identitas seksual atau identifikasi diri, yang mungkin dapat mengacu kepada perilaku Hubungan seks sesame atau orientasi lesbian.

Dalam perkembangannya pun Hubungan seks sesame diartikan sebagai hubungan seksual antara orang-orang yang berkelamin sejenis sesama wanita. Namun istilah hubungan seks sesame biasanya dipakai untuk wanita yang disebut sebagai lesbian.

 

  1. 2. Lesbian Menurut UUD

Perbuatan sesame kaum wanita (lesbi), merupakan salah satu tindak kejahatan (jarimah/jinayah) yang dapat diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun menurut hukum pidana perundang-undangan RI Vide pasal 292 kitab UU hukum pidana. Bahwa pelaku lesbian akan dijerat hukuman penjara paling lama lima tahun.

  1. 3.Pandangan Lesbian dari Aspek HAM

Hak asasi manusia adalah hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan. HAM berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1.

Dalam perespektif HAM, hubungan seksual yang menyimpang ini menurut hemat menulis tidaklah begitu rendah dan hinanya. Bila kita sadar dari sudut kacamata HAM, manusia sama dihadapan Tuhan dan Hukum. Tidak seorangpun menghendaki dilahirkan kedunia ini dengan keadaan yang menyimpang, dan juga tidak dibenarkan adanya suatu kaidah hukum apapun membedakan orang yang satu dengan yang lain.

Pandangan negara yang telah maju mempraktekan HAM hubungan seksual yang menyimpang tidaklah dianggap perbuatan dosa dan aib, karena itu penyimpangan prilaku seksual telah mendapat pengakuan dan pengaturannya, seperti yang dilakukan di negeri Belanda. Artinya keluarga dapat dibentuk melalui perkawinan oleh mereka yang sesame jenis (laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan).

sumber :

https://keduang.co.id/2020/04/go-keyboard-prime-apk/