Sekolah Inklusi Ujung Tombak Pendidikan Hargai Hak ABK

Sekolah Inklusi Ujung Tombak Pendidikan Hargai Hak ABK

Sekolah Inklusi Ujung Tombak Pendidikan Hargai Hak ABK

Sekolah Inklusi Ujung Tombak Pendidikan Hargai Hak ABK
Sekolah Inklusi Ujung Tombak Pendidikan Hargai Hak ABK

Semangat pemerintah dalam membangun pendidikan inklusi dilakukan

dengan mewajibkan seluruh sekolah reguler untuk menerima anak berkebutuhan khusus (ABK). ABK dapat belajar berdampingan dengan siswa reguler tanpa dibedakan di kelas.

Misalnya saja di SDN Kramat Jati 01, Jakarta Timur. Proses belajar mengajar di sekolah inklusi itu sudah berjalan dengan baik. Didukung dengan fasilitas dan tenaga pendidik Guru Pendamping Khusus (GPK) yang mengerti pola ajar siswa ABK. Pihak sekolah juga menjamin ABK berhak mendapatkan hak yang sama memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi.

“Penting sekali mengingat rujuan pendidikan mencerdaskan anak bangsa

, tidak dibedakan apakah itu siswa regular atau ABK tanpa dibedakan sama sekali,” tegas Kepala Sekolah SDN Kramat Jati 01 Justina Malau kepada JawaPos.com, Senin (24/7).

Justina menilai pendidikan inklusi merupakan layanan yang tepat untuk siswa berkebutuhan khusus. Perempuan kelahiran 11 Oktober 1962 itu mengaku miris jika ada sekolah atau siswa dan orang tua yang membedakan ABK atau melakukan bullying.

“Sangat tidak setuju dan memprihatinkan. Karena pada dasarnya anak ABK memiliki

hak yang sama sebagai warga negara untuk dihargai, dihormati dan diberikan layanan yang tepat tanpa bully,” kata Justina.

Di antara upaya yang dilakukan pihak sekolah untuk terus membuat para siswa reguler dan siswa ABK hidup berdampingan di antaranya dengan melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa. Para guru sebagai orang tua di sekolah juga mengingatkan kepada siswa untuk tidak memilih-milih teman atau mengejek siapa saja.

“Sosialisasi mengenai siapa itu anak ABK, layanan pendidikan, berikut hak-haknya disekolah. Sasaran dalam program penyuluhan ini merupakan perangkat sekolah dari guru, karyawa , orang tua, siswa dan lingkungan masyarakat,” jelasnya.

 

Baca Juga :