Pendidikan

 Sistem Pemasaran MLM

 Sistem Pemasaran MLM

Pakar marketing ternama Don Failla, membagi marketing menjadi tiga macam: (1) retail (eceran); (2) direct selling (penjualan langsung ke konsumen); (3) multilevel marketing (pemasaran berjanjang melalui jaringan distribusi yang dibangun dengan memosisikan pelanggan sekaligus sebagai tenaga pemasaran).

Kemunculan tren strategi pemasaran produk melalui sistem MLM di dunia bisnis Modern sangat menguntungkan banyak pihak, seperti pengusaha (baik produsen maupun perusahaan MLM). Hal ini disebabkan karena adanya penghematan biaya dalam iklan, Bisnin ini juga menguntungkan para distributor yang berperan sebagai simsar (Mitra Niaga) yang ingin bebas (tidak terikat) dalam bekerja.

Sistem marketing MLM yang lahir pada tahun 1030 (Ahmad Basyuni Lubis, 2000) merupakan kreasi dan inovasi marketing yang melibatkan masyarakat konsumen dalam kegiatan usaha pemasaran dengan tujuan agar masyarakat konsumen dapat menikmati tidak saja manfaat produk, tetapi juga manfaat finansial dalam bentuk insentif, hadih-hadiah, haji, dan umrah, perlindungan asuransi, tabungan hari tua, dan bahkan kepemilikan saham perusahaan.


  1. MLM Dalam Islam

Bisnis dalam syariah Islam pada dasarnya termasuk kategori muamalat yang hukum asalnya adalah boleh berdasarkan kaidah fikih, al-Ashlu fil muamalah al-ibahah hatta yadullad dalilu ala tahrimiha. (Pada dasarnya segala hukum dalam muamalah adalah boleh, kecuali ada dalil/prinsip yang melarangnya). Islam memahami bahwa perkembangan budaya bisnis berjalan begitu cepat dan dinamis. Berdasarkan kaedah fikih di atas, maka terlihat bahwa Islam memberikan jalan bagi manusia untuk melakukan berbagai improvisasi dan inovasi melalui sistem, teknik dan mediasi dalam melakukan perdagangan.

Namun, Islam mempunyai prinsip-prinsip tentang pengembangan sistem bisnis, yaitu harus terbebas dari unsur dharar (bahaya), jahalah (ketidakjelasan), dan zhulm (merugikan atau tidak adil terhadap salah satu pihak). Sistem pemberian bonus harus adil, tidak  menzalimi dan tidak hanya menguntungkan orang yang diatas. Bisnis juga harus terbatas dari unsur MAGHRIB, singkatan dari tujuh unsur: (1) Maysir (judi); (2) Aniaya (zhulm); (3) Gharar (penipuan); (4) Haram; (5) Riba (bunga); (6) Iktinaz atau Ihtikar; dan (7) Batil. Jika ingin mengembangkan bisnis MLM, maka harus berbebas dari unsur-unsur diatas. Karena itu, barang atau jasa yang dibisniskan serta tata cara penjualannya harus halal, tidak haram, tidak syubhat, serta tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip diatas.

sumber :

Aircraft Combat 1942 Apk + Mod (a lot of money) V1.1.3